Pembangunan Daerah Rendah Karbon

Pembangunan Rendah Karbon: Investasi Daerah untuk Masa Depan Berkelanjutan

Sumber: Freepik

Indonesia telah berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) secara signifikan, namun komitmen itu tak akan berarti tanpa peran aktif pemerintah daerah. Mengapa? Karena sebagian besar aktivitas ekonomi—dan jejak karbonnya—terjadi di daerah.

Traction Energy Asia hadir untuk membantu daerah menjawab tantangan ini melalui pendampingan strategis penyusunan kebijakan pembangunan rendah karbon. Program ini dirancang agar strategi hijau tak berhenti di atas kertas, tapi benar-benar masuk dalam dokumen perencanaan resmi seperti RPJMD dan RKPD.

Melalui pendekatan berbasis data (baseline emisi GRK, PDRB hijau, dan tabel input-output lingkungan), kami membantu daerah:

  • Memahami sektor apa saja yang menyumbang emisi tertinggi,
  • Merancang kebijakan tata ruang yang lebih lestari,
  • Menyusun program dan aksi nyata penurunan emisi yang bisa dijalankan oleh SKPD.

Lebih dari sekadar teknis, program ini adalah ajakan untuk berpikir jangka panjang—menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.

Traction yakin bahwa masa depan rendah karbon Indonesia dimulai dari kabupaten dan daearah yang berani bertransformasi hari ini.

Article written by

tractionAdmin

Enjoying this article?

Relevant Articles

Posted: Maret 17, 2022

PLTMH Lentera Pelosok Desa

Selama bertahun-tahun, mereka tidak pernah merasakan listrik secara utuh. Warga Dusun Batu Saeng, Lampung, bergotong royong bangkit dari kegelapan dengan

Posted: April 8, 2022

Potensi Besar Minyak Jelantah Sebagai Bahan Baku Alternatif Biodiesel

Indonesia mengonsumsi 16,2 juta KL minyak goreng per tahun yang menghasilkan 3 juta KL minyak jelantah yang dapat dimanfaatkan sebagai

Posted: Maret 27, 2023

Ringkasan Eksekutif – Minyak Jelantah sebagai Bahan Baku Biodiesel Generasi Kedua

Buku Minyak Jelantah sebagai Bahan Baku Biodiesel Generasi Kedua yang ditulis oleh berbagai peneliti yang kompeten di bidangnya ini layak